Posted by: hermawanwijaya | June 13, 2008

Seberapa Pentingkah Anda Bagi Perusahaan?

Pembahasan Oleh : Moderator

Apakah perusahaan menganggap anda sebagai aset penting? Mungkin pertanyaan itu agak mengada-ada. Tetapi, mari kita merenungkan pertanyaan itu. Alasan mengapa kita dipekerjakan adalah karena perusahaan mengira bahwa; dengan mempekerjakan kita, roda bisnis b diperusahaan akan menjadi semakin kokoh. Sebab, jika perusahaan btidak berpikir demikian, pasti bukan kita yang menduduki posisi itu bsaat ini. Oleh karenanya, jika kita tidak benar-benar bisa berkontribusi sesuai dengan harapan perusahaan, maka tidak ada lagi alasan bagi perusahaan untuk terus mempekerjakan kita. Bukan begitu?

Seorang profesor hebat membimbing saya mempelajari Startegy Mapping. Atas bimbingan beliau, saya bisa merangkum keseluruhan konstruksi strategi perusahaan yang rumit dan kompleks hanya dalam satu bidang datar yang mudah untuk dilihat. Seperti kita melihat peta dunia melalui satelit. Lalu, sebuah kata sakti meluncur dari bibir Sang Profesor: “Remember!” katanya. Tentu saja saya memasang telinga lebar-lebar karena tidak ingin kehilangan kesempatan mendengar nasihatnya.”When you develop your corporate staretgy map, you have to make sure that you are in the map,” lanjutnya. Kamu harus memastikan bahwa dirimu ada dalam peta itu.

Meskipun Sang Professor mengatakannya dengan nada setengah guyon, namun makna dari pernyataan itu membekas dalam dihati saya. Tiba- tiba saja saya teringat bahwa kita mempunyai peribahasa yang berbunyi; pergi tak ganjil, datang tak genap. Jika anda mempunyai sebuah kelompok yang terdiri dari beberapa orang. Setiap orang dalam kelompok itu memberikan kontribusinya masing-masing untuk kemajuan kelompok. Ketika salah satu anggota menghilang, maka ada yang ‘kurang’ dalam kelompok itu. Seandainya kedalam kelompok anda dimasukkan satu orang anggota baru. Namun, orang baru ini sama sekali tidak memberikan kontribusi. Jadi, ketika orang itu ada, kelompok anda tidak mendapatkan manfaat apa-apa. Dan ketika orang itu tidak ada, kelompok anda tidak rugi apa-apa. Sungguh, pergi tak ganjil, datang tak genap.

Jika hal itu berlaku bagi sebuah kelompok, maka tentu lebih penting lagi maknanya bagi organisasi bisnis alias perusahaan. Pastilah perusahaan hanya menginginkan orang yang bisa berkontribusi sesuai dengan apa yang diharapkan. Jika kita tidak bisa memberi kontribusi bermakna bagi perusahaan tempat kita bekerja; kelihatannya, kita mesti bersiap-siap untuk dipersilakan pergi. Cepat atau lambat.

Mungkin ada orang yang berpikir; “Alaaaah, tenang saja. Perusahaan gue besar banget. Untung terus. Market leader pula. Nggak mungkin pake pehaka orang segala. Tenang saja!” Anggapan seperti inilah yang sering membuat orang terlena. Mereka lupa, bahwa perusahaan yang benar-benar dikelola dengan baik tidak akan menunggu bangkrut dulu untuk menendang keluar orang-orang tak berguna. Justru mereka akan setiap saat mengawasi dan menemukan siapa yang layak dihadiahi penghargaan, dan siapa yang harus dikasih pesangon.

Dalam konteks perusahaan mem-phk karena kebangkrutan itu lain soal. Orang-orang hebat pun bisa terkena dampaknya. Tetapi, konteks kita adalah; ditendang dari perusahaan hebat hanya karena kita tidak memberikan cukup andil dalam pengembangan bisnis perusahaan. Ini tragis bukan? Sungguh, ketragisan seperti ini hanya bisa dihindari jika kita bisa memberi arti bagi perusahaan. ‘Arti’ yang saya maksudkan sama sekali tidak ada kaitannya dengan jabatan. Melainkan dengan peran yang kita mainkan. Jadi, apakah anda seorang direktur atau seorang janitor; saya tidak mau ambil pusing. Peran anda bagi perusahaanlah yang menjadi sudut pandang penting bagi saya.

Tidak terlalu berarti jika kita menduduki jabatan penting – Direktur, Manager, Supervisor, Koordinator, Apa saja – kalau kontribusi kita kepada perusahaan lebih kecil dari bayaran yang kita terima. Toh perusahaan akan cepat atau lambat mempertimbangkan untuk mengganti kita dengan orang lain. Dan kita semua sudah tahu; bahwa yang sering sekali diminta perusahaan untuk berhenti adalah mereka yang punya posisi. Sedang para office boy, jarang diberhentikan.

Anda tahu mengapa? Karena para petugas kebersihan dan pesuruh dikantor jelas-jelas memberikan kontribusi yang sangat penting bagi perusahaan. Bisakah anda membayangkan sebuah perusahaan besar berkantor megah dan mewah. Menggaji mahal para managernya. Tetapi, WC dikantor itu tidak pernah dibersihkan. Gelas-gelas tidak dicuci. Lantai tidak disapu. Adakah klien yang bersedia datang kesana untuk menandatangani kontrak bisnis bernilai jutaan dolar? Tidak diragukan lagi, peran mereka yang biasanya bergaji rendah itu sangat penting. Kita semua memang sama pentingnya bagi perusahaan.

……………………………………………….


Responses

  1. Untuk artikel ini saya kira anda membajak , jadi alangkah baiknya kalau dituliskan bahwa pembahasan tidak oleh moderator

    salam

    jaka

  2. Terimakasih atas comment-nya, saya kira anda kurang memahami apa makna “moderator” itu sendiri, saya bisa jelaskan bahwa kata “moderator” itu adalah orang yg menulis artikel itu sendiri dan itu bukan berarti oleh saya, kalau anda ingin nama si penulis kirim email ke hermawan.wijaya@gmail.com, suwun.

    salam,

    Hermawan


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: